
Perkembangan teknologi yang sungguh cepat membuat fungsi head unit mobil semakin jauh dari sekadar perangkat yang mengatur sistem hiburan, selayaknya pemutar musik dan video. Jika pada era sebelumnya head unit nyaris selalu identik dengan layar hiburan, perangkat tersebut kini berkembang jadi pusat kontrol berbagai fitur kendaraan, dari navigasi, konektivitas smartphone, kamera 360, sampai pemantau kondisi kabin.
Satu di antara konsep yang makin menarik dari sebuah head unit canggih adalah smart sensing. Sederhananya, smart sensing merupakan teknologi yang memungkinkan perangkat memperoleh informasi dari lingkungan di sekitar melalui sensor, lantas menampilkan dan memanfaatkan informasi tersebut guna mendukung pengalaman berkendara.
Asuka Mirai mengembangkan konsep smart sensing dengan pendekatan yang terinspirasi dari kemampuan indera manusia. Teknologi ini mencakup kemampuan guna melihat, mendengar, merasakan sentuhan, mengukur kondisi tertentu, sampai mendeteksi kualitas udara di dalam kabin.
Yuk simak penjelasan lebih lengkap mengenai fitur smart sensing di bawah ini!
Smart Sensing pada Headunit
Smart sensing bisa dipahami sebagai sistem penginderaan pintar yang menghubungkan sensor dengan perangkat elektronik kendaraan. Sensor bertugas menangkap informasi tertentu, baru kemudian data tersebut bisa ditampilkan atau diproses oleh sistem head unit.
Konsep ini membuat head unit bisa memperoleh informasi dari lingkungan kendaraan. Asuka Mirai bahkan menggambarkan smart sensing dengan konsep smart ears, smart eye, smart finger, dan smart nose. Masing-masing mewakili pendekatan berbeda dalam bagaimana head unit selayaknya berinteraksi dengan lingkungan dan penggunanya.
Smart Eye: Head Unit yang Terkoneksi dengan Sistem Visual
Dalam head unit modern, kemampuan visual bisa diperoleh melalui kamera kendaraan. Contohnya adalah kamera depan, kamera belakang, maupun kamera 360 derajat atau around view monitor.
Dengan ini, tatkala sudah terintegrasi dengan head unit, informasi dari kamera bisa ditampilkan pada layar sehingga pengemudi memperoleh pandangan tambahan ketika melakukan manuver.
Smart Ears: Memanfaatkan Kemampuan Audio
Pada dasarnya, head unit telah memiliki kemampuan untuk menerima dan mengolah suara. Dengan dukungan microphone dan sistem audio yang sesuai, fungsi tersebut bisa dikembangkan jadi bagian dari konsep Smart Ears.
Katalog produk Asuka Mirai menggunakan MEMS microphone untuk perangkat menerima input suara guna berbagai kebutuhan yang didukung sistem.
Smart Finger: Interaksi Lancar Melalui Layar Sentuh
Head unit masa kini nyaris semuanya mengandalkan layar sentuh. Pengguna bisa memberi perintah melalui layar dengan menyentuh ikon, menggeser menu, mengatur volume, memilih aplikasi, atau mengakses berbagai fitur kendaraan.
Smart Nose: Mendeteksi Kondisi Udara dalam Kabin
Yang tidak kalah menarik dari head unit Asuka Mirai adalah smart nose. Sensor ini bisa dipakai guna memantau kadar karbon dioksida di dalam kabin. Pada produk Asuka tertentu, informasi tersebut bisa ditampilkan melalui aplikasi pada head unit.
Kadar CO2 di kabin bisa berubah tentu saja, berdasar berapa jumlah penumpang di dalam kendaraan, ventilasi, dan pertukaran udara dengan lingkungan luar. Oleh karena itu, data dari sensor bisa jadi informasi tambahan bagi pengguna memantau kondisi udara kabin.
Saatnya Mengubah Dashboard Lebih Cerdas
Head unit Asuka Mirai bukan hanya keren secara tampilan, tapi juga punya fungsionalitas tinggi guna menunjang aktivitas selama perjalanan. Dengan memilih Asuka Mirai, Aisuka bisa membawa teknologi yang sebelumnya identik dengan kendaraan roda empat kelas premium ke dalam kabin mobil kesayangan Aisuka sendiri.
Yuk segera pasang head unit unggulan dari Asuka dan Mirai!

Artikel Lainnya
Cara Kerja Super Night Vision pada Dashcam Mobil
