
Apa itu TPMS pada mobil? TPMS adalah singkatan dari Tire Pressure Monitoring System, yaitu sistem yang digunakan untuk memantau tekanan udara pada ban secara langsung. Teknologi ini membantu pengemudi mengetahui kondisi tekanan ban tanpa harus selalu memeriksanya secara manual.
Tekanan ban menjadi salah satu faktor penting dalam keselamatan dan kenyamanan berkendara. Ban dengan tekanan yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dapat memengaruhi handling, keausan ban, hingga efisiensi bahan bakar. Karena itu, keberadaan TPMS dapat membantu pengemudi lebih cepat mengetahui ketika terjadi perubahan tekanan ban. Yuk, simak info lengkapnya di sini!
Apa Itu TPMS Mobil?
Apa Itu TPMS dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Secara sederhana, TPMS bekerja dengan memantau tekanan udara di dalam ban menggunakan sensor. Informasi tersebut kemudian dikirimkan ke sistem atau layar monitor sehingga pengemudi dapat mengetahui kondisi tekanan ban.
Pada beberapa sistem, sensor dipasang di bagian dalam ban, sedangkan jenis lainnya menggunakan sensor yang dipasang pada bagian pentil ban. Masing-masing memiliki cara pemasangan dan karakteristik yang berbeda.
Ketika tekanan ban berada di bawah atau di atas batas yang telah ditentukan, sistem dapat memberikan peringatan kepada pengemudi. Dengan begitu, pengemudi tidak harus menunggu sampai ban terlihat kempis untuk mengetahui adanya masalah.
Mengapa Tekanan Ban Penting untuk Diperhatikan?
Tekanan udara menentukan bagaimana ban bersentuhan dengan permukaan jalan. Tekanan yang tidak sesuai dapat memengaruhi berbagai aspek berkendara. Ban yang kekurangan tekanan dapat membuat permukaan ban yang bersentuhan dengan jalan menjadi lebih besar. Kondisi tersebut dapat meningkatkan hambatan gulir dan membuat ban bekerja lebih berat.
Sebaliknya, tekanan yang terlalu tinggi juga dapat mengurangi area kontak ban dengan permukaan jalan. Hal ini dapat memengaruhi kenyamanan dan karakter handling kendaraan. Karena itu, menjaga tekanan ban sesuai rekomendasi kendaraan merupakan bagian penting dari perawatan mobil.
Fungsi TPMS pada Mobil
Memantau Tekanan Ban
Fungsi utama TPMS adalah membantu memantau tekanan udara pada ban. Informasi tersebut dapat membantu pengemudi mengetahui apakah tekanan ban berada dalam kondisi yang perlu diperhatikan.
Memberikan Peringatan
Jika tekanan ban mengalami penurunan hingga melewati batas tertentu, TPMS dapat memberikan peringatan. Pengemudi kemudian dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Membantu Menjaga Keselamatan Berkendara
Tekanan ban yang tidak sesuai dapat memengaruhi stabilitas dan pengendalian kendaraan. Dengan memberikan informasi mengenai kondisi tekanan ban, TPMS membantu pengemudi lebih cepat menyadari adanya potensi masalah.
Membantu Perawatan Ban
Pemantauan tekanan ban secara rutin dapat membantu pemilik kendaraan menjaga kondisi ban. Tekanan yang sesuai juga dapat membantu mencegah keausan ban yang tidak merata.
Apa yang Terjadi Jika Tekanan Ban Terlalu Rendah?
Tekanan ban yang terlalu rendah dapat menyebabkan beberapa perubahan pada karakter kendaraan. Ban dapat terasa lebih berat ketika dikendalikan dan hambatan gulir dapat meningkat.
Selain itu, ban yang terus digunakan dalam kondisi kurang tekanan dapat mengalami panas berlebih. Jika kondisi tersebut dibiarkan, umur ban juga dapat terpengaruh. Inilah salah satu alasan mengapa mengetahui apa itu TPMS dan memahami informasi yang diberikan sistem tersebut penting bagi pemilik mobil.
Bagaimana Jika Tekanan Ban Terlalu Tinggi?
Tekanan ban yang terlalu tinggi juga bukan kondisi yang ideal. Area kontak ban dengan permukaan jalan dapat berkurang dan karakter berkendara bisa terasa berbeda. Tekanan yang terlalu tinggi juga dapat membuat ban terasa lebih keras ketika melewati permukaan jalan yang tidak rata.
Karena itu, tekanan ban sebaiknya tidak sekadar diisi berdasarkan perkiraan. Gunakan rekomendasi tekanan dari produsen kendaraan sebagai acuan.
Jenis TPMS yang Perlu Diketahui
Direct TPMS
Pertama, Direct TPMS menggunakan sensor yang mengukur tekanan ban secara langsung. Sensor biasanya berada di dalam ban dan mengirimkan informasi tekanan ke sistem kendaraan atau perangkat monitor. Keunggulan sistem ini adalah dapat memberikan informasi tekanan dari masing-masing ban secara langsung.
Indirect TPMS
Lalu, Indirect TPMS tidak mengukur tekanan udara secara langsung. Sistem memanfaatkan informasi dari sensor lain, seperti sensor kecepatan roda, untuk mendeteksi perubahan karakteristik putaran ban yang dapat mengindikasikan adanya perubahan tekanan.
Apakah TPMS Wajib Dipasang pada Mobil?
Kebutuhan terhadap TPMS bergantung pada jenis kendaraan dan sistem yang sudah tersedia dari pabrikan. Beberapa mobil modern telah dilengkapi TPMS sebagai fitur bawaan, sementara kendaraan lainnya mungkin belum memilikinya.
Bagi mobil yang belum memiliki sistem monitoring tekanan ban, perangkat TPMS aftermarket dapat menjadi salah satu pilihan untuk mendapatkan pemantauan tekanan ban secara lebih praktis. Namun, sebelum memasang perangkat aftermarket, pastikan sistem kompatibel dengan kendaraan dan pemasangannya dilakukan dengan benar.
TPMS untuk Perjalanan Jauh
TPMS juga dapat memberikan manfaat ketika mobil digunakan untuk perjalanan jauh. Sebelum berangkat, pengemudi tetap perlu memeriksa tekanan ban dan memastikan kondisinya sesuai rekomendasi.
Selama perjalanan, sistem monitoring dapat membantu memberikan informasi apabila terjadi perubahan tekanan yang perlu diperiksa. Hal ini dapat membuat pengemudi lebih mudah memantau kondisi ban tanpa harus terlalu sering melakukan pemeriksaan manual.
Mengecek Tekanan Udara Ban dengan Mirai TPMS
Mengetahui keadaan ban mobil secara berkala memang cukup penting. Dengan begitu, Aisuka bisa menentukan kapan sebaiknya mengganti ban mobil. Salah satu keadaan ban mobil yang bisa dicek adalah tekanan udara di dalamnya.
Kabar baiknya, headunit Mirai TPMS memiliki fitur unggulan yaitu kemampuan mengecek tekanan udara ban mobil secara real-time. Dengan adanya sensor Bundle with Tire Pressure Monitoring Sensor, keadaan tekanan udara pada ban mobil bisa dilihat dengan mudah di layar headunit. Alat sensornya dipasang pada seluruh ban mobil, sehingga informasi yang didapatkan pun secara real-time.
Kecanggihan headunit Mirai TPMS ini tentu sangat membantu para pengendara yang selalu menjaga keamanan dan kenyamanan mobil.
Mengecek Tekanan Udara Ban dengan Mirai TPMS
Mengetahui keadaan ban mobil secara berkala memang cukup penting. Dengan begitu, Aisuka bisa menentukan kapan sebaiknya mengganti ban mobil. Salah satu keadaan ban mobil yang bisa dicek adalah tekanan udara di dalamnya.
Kabar baiknya, headunit Mirai TPMS memiliki fitur unggulan yaitu kemampuan mengecek tekanan udara ban mobil secara real-time. Dengan adanya sensor Bundle with Tire Pressure Monitoring Sensor, keadaan tekanan udara pada ban mobil bisa dilihat dengan mudah di layar headunit. Alat sensornya dipasang pada seluruh ban mobil, sehingga informasi yang didapatkan pun secara real-time.
Kecanggihan headunit Mirai TPMS ini tentu sangat membantu para pengendara yang selalu menjaga keamanan dan kenyamanan mobil.
