5 Hal yang Harus Diutamakan saat Cek Kondisi Ban Mobil

cek kondisi ban mobil
cek kondisi ban mobil
Cek Kondisi Ban Mobil

Ban merupakan satu-satunya komponen kendaraan yang langsung bersentuhan dengan permukaan jalan. Karena itu, melakukan cek kondisi ban mobil secara rutin sangat penting untuk menjaga keselamatan, kenyamanan, dan performa kendaraan. Sayangnya, banyak pemilik mobil baru memperhatikan ban ketika sudah muncul masalah seperti bocor, benjol, atau aus parah. Padahal, pemeriksaan sederhana dapat membantu mendeteksi potensi kerusakan lebih awal. Inilah 5 hal penting yang harus diperhatikan saat Aisuka cek kondisi ban mobil!

Cek Kondisi Ban Mobil

Periksa Tekanan Angin Ban

Pertama, tekanan angin menjadi aspek pertama yang harus diperiksa. Tekanan yang terlalu rendah dapat membuat ban lebih cepat aus pada bagian samping, sementara tekanan yang terlalu tinggi menyebabkan bagian tengah tapak ban lebih cepat menipis. Selain memengaruhi usia pakai ban, tekanan yang tidak sesuai juga dapat mengurangi kenyamanan berkendara dan meningkatkan konsumsi bahan bakar.

Cek Kedalaman Alur atau Tapak Ban

Selanjutnya, tapak ban memiliki fungsi penting untuk menjaga daya cengkeram kendaraan, terutama saat melewati jalan basah. Ketika alur ban mulai menipis, kemampuan ban membuang air akan berkurang sehingga meningkatkan risiko aquaplaning atau kehilangan traksi saat hujan.

Secara umum, kedalaman alur ban minimal yang direkomendasikan adalah sekitar 1,6 mm. Aisuka dapat memeriksa kondisi ini melalui indikator keausan ban atau Tread Wear Indicator (TWI) yang terdapat pada alur ban. Jika permukaan tapak sudah sejajar dengan indikator tersebut, ban sebaiknya segera diganti.

Lihat juga: Mengenal Jenis-Jenis Parkir Mobil yang Wajib Diketahui

Perhatikan Pola Keausan Ban

Selain ketebalan tapak, pola keausan juga perlu diperhatikan. Ban yang aus secara merata menunjukkan kondisi yang normal. Sebaliknya, jika salah satu sisi ban lebih cepat habis dibanding sisi lainnya, bisa jadi terdapat masalah pada spooring, balancing, suspensi, atau tekanan angin yang tidak sesuai. 

Keausan yang tidak merata tidak hanya memperpendek umur ban, tetapi juga dapat memengaruhi kestabilan kendaraan saat melaju pada kecepatan tinggi. Karena itu, pemeriksaan pola keausan sebaiknya dilakukan secara rutin bersamaan dengan rotasi ban berkala.

Pastikan Tidak Ada Kerusakan Fisik

Selanjutnya, saat melakukan cek kondisi ban mobil, jangan hanya melihat tapak ban. Periksa juga seluruh permukaan ban, termasuk dinding samping atau sidewall. Pastikan tidak terdapat benjolan, sobekan, retakan, atau benda tajam yang menancap pada ban.

Kerusakan fisik sekecil apa pun dapat berkembang menjadi masalah serius ketika kendaraan digunakan dalam perjalanan jauh. Benjolan pada dinding ban misalnya, dapat menjadi indikasi kerusakan struktur internal ban yang berisiko menyebabkan pecah ban secara tiba-tiba.

Lihat juga: 5 Kebiasaan Sepele yang Bikin Ban Mobil Cepat Aus

Cek Umur atau Tanggal Produksi Ban

Banyak pengemudi hanya berfokus pada ketebalan tapak ban, padahal usia ban juga perlu diperhatikan. Ban yang sudah terlalu lama digunakan dapat mengalami pengerasan dan kehilangan elastisitas meskipun alurnya masih terlihat tebal. Kondisi ini membuat daya cengkeram ban menurun, terutama saat digunakan di jalan basah.

Tanggal produksi dapat dilihat melalui kode DOT yang tertera pada dinding ban. Empat digit terakhir menunjukkan minggu dan tahun pembuatan. Sebagai contoh, kode 2324 berarti ban diproduksi pada minggu ke-23 tahun 2024. Secara umum, ban memiliki usia pakai sekitar 5 hingga 6 tahun sejak tanggal produksi, tergantung kondisi penggunaan dan penyimpanan.

Melakukan cek kondisi ban mobil secara rutin merupakan langkah sederhana yang memiliki dampak besar terhadap keselamatan berkendara. Dengan pemeriksaan berkala, Aisuka dapat mendeteksi masalah lebih awal, memperpanjang umur ban, dan memastikan kendaraan tetap aman digunakan dalam berbagai kondisi perjalanan.

Lihat juga: Cara Mengatur Spion Mobil yang Benar agar Terhindar dari Blind Spot

Mengecek Tekanan Udara Ban dengan Mirai TPMS

Mengetahui keadaan ban mobil secara berkala memang cukup penting. Dengan begitu, Aisuka bisa menentukan kapan sebaiknya mengganti ban mobil. Salah satu keadaan ban mobil yang bisa dicek adalah tekanan udara di dalamnya. 

Kabar baiknya, headunit Mirai TPMS memiliki fitur unggulan yaitu kemampuan mengecek tekanan udara ban mobil secara real-time. Dengan adanya sensor Bundle with Tire Pressure Monitoring Sensor, keadaan tekanan udara pada ban mobil bisa dilihat dengan mudah di layar headunit. Alat sensornya dipasang pada seluruh ban mobil, sehingga informasi yang didapatkan pun secara real-time. 

Kecanggihan headunit Mirai TPMS ini tentu sangat membantu para pengendara yang selalu menjaga keamanan dan kenyamanan mobil.

Klik di sini untuk dapatkan produknya!