Cek Kaki-Kaki Mobil Sebelum Mudik! 3 Komponen Ini Wajib

cek kaki-kaki mobil
cek kaki-kaki mobil
Cek Kaki-Kaki Mobil

Mudik dengan mobil pribadi menjadi pilihan favorit banyak keluarga di Indonesia. Selain lebih fleksibel, perjalanan darat memungkinkan membawa lebih banyak barang dan berhenti kapan saja. Namun, sebelum memulai perjalanan jauh, pastikan untuk mengecek kondisi mobilnya dulu.

Satu bagian mobil yang sama pentingnya tetapi sering diabaikan, yaitu kaki-kaki mobil. Sistem kaki-kaki memiliki peran krusial dalam menjaga kestabilan, kenyamanan, serta keamanan berkendara. Jika salah satu komponennya bermasalah, dampaknya tidak hanya membuat perjalanan tidak nyaman, tetapi juga bisa meningkatkan risiko kecelakaan.

Sebelum melakukan perjalanan mudik, sebaiknya cek kaki-kaki mobil, terutama dari tiga komponen pentingnya. Apa saja itu? Simak di bawah ini!

Lihat juga: Cara Mengatur Spion Mobil agar Tidak Menimbulkan Blindspot

Cek Komponen Penting Kaki-Kaki Mobil Ini

Shockbreaker

Pertama, ada shockbreaker, adalah komponen yang berfungsi meredam guncangan saat mobil melintasi permukaan jalan yang tidak rata. Tanpa peredam yang bekerja optimal, mobil akan terasa limbung, tidak stabil, dan sulit dikendalikan.

Seiring waktu pemakaian, shockbreaker bisa mengalami penurunan performa. Salah satu tanda paling umum adalah munculnya rembesan oli pada bagian tabung. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh seal yang mulai aus atau bocor.

Jika hal tersebut terjadi, kemampuan peredam dalam menahan ayunan akan berkurang. Dampaknya tidak hanya terasa pada kenyamanan berkendara, tetapi juga pada kestabilan kendaraan saat bermanuver atau melakukan pengereman mendadak.

Lihat juga: Kerusakan yang Bisa Terjadi Kalau Malas Cuci Mobil Setelah Mudik

Ball Joint dan Tie Rod

Selanjutnya, komponen lain yang tidak kalah penting adalah ball joint dan tie rod. Keduanya berperan dalam menjaga arah roda tetap presisi serta mendukung sistem kemudi agar bekerja dengan stabil.

Ball joint memungkinkan roda bergerak naik turun mengikuti kontur jalan sekaligus berputar saat mobil berbelok. Sementara tie rod berfungsi menghubungkan sistem kemudi dengan roda agar arah setir sesuai dengan pergerakan ban.

Ketika komponen ini mulai aus, pengemudi biasanya akan merasakan perubahan pada respons kemudi. Setir terasa tidak presisi, mobil cenderung berjalan tidak lurus, atau muncul bunyi aneh dari bagian roda saat melewati jalan bergelombang.

Lihat juga: Mudik Pakai Mobil Listrik? Ini Cara Mengoptimalkan agar Perjalanan Lancar

Sistem Suspensi Harus Dicek Secara Menyeluruh

Penting untuk memahami bahwa kaki-kaki mobil bekerja sebagai satu sistem. Artinya, kerusakan pada satu komponen tidak berdiri sendiri, melainkan dapat memengaruhi bagian lainnya.

Misalnya, shockbreaker yang sudah lemah dapat mempercepat keausan bushing dan ball joint. Begitu pula pelek yang tidak presisi bisa memicu getaran yang berdampak pada komponen suspensi.

Oleh karena itu, pemeriksaan menyeluruh sangat disarankan sebelum melakukan perjalanan jauh. Salah satu cara efektif untuk mendeteksi masalah adalah dengan melakukan spooring dan balancing.

Proses ini tidak hanya menyelaraskan posisi roda, tetapi juga membantu teknisi mengidentifikasi ketidakwajaran pada sudut roda seperti camber, caster, dan toe. Sudut roda yang tidak sesuai dapat memengaruhi stabilitas kendaraan dan mempercepat keausan ban.

Dalam perjalanan mudik, mobil biasanya membawa beban lebih berat dari kondisi normal. Suspensi yang tidak optimal akan bekerja lebih keras dan berpotensi mengalami kegagalan fungsi di tengah perjalanan.

Cek kaki-kaki mobil adalah fondasi kenyamanan dan keselamatan berkendara. Menjelang perjalanan mudik, memastikan kondisinya tetap prima merupakan langkah penting yang tidak boleh diabaikan.

Shockbreaker, ball joint, dan sistem suspensi secara keseluruhan harus diperiksa untuk memastikan kendaraan tetap stabil, mudah dikendalikan, serta mampu menghadapi berbagai kondisi jalan.

Melakukan pengecekan sebelum berangkat bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga investasi terhadap keselamatan selama perjalanan jauh.

Mengecek Tekanan Udara Ban dengan Mirai TPMS

Mengetahui keadaan ban mobil secara berkala memang cukup penting. Dengan begitu, Aisuka bisa menentukan kapan sebaiknya mengganti ban mobil. Salah satu keadaan ban mobil yang bisa dicek adalah tekanan udara di dalamnya. 

Kabar baiknya, headunit Mirai TPMS memiliki fitur unggulan yaitu kemampuan mengecek tekanan udara ban mobil secara real-time. Dengan adanya sensor Bundle with Tire Pressure Monitoring Sensor, keadaan tekanan udara pada ban mobil bisa dilihat dengan mudah di layar headunit. Alat sensornya dipasang pada seluruh ban mobil, sehingga informasi yang didapatkan pun secara real-time. 

Kecanggihan headunit Mirai TPMS ini tentu sangat membantu para pengendara yang selalu menjaga keamanan dan kenyamanan mobil.

Klik di sini untuk dapatkan produknya!


Media Sosial:
Instagram: Mirai Car Entertainment